Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Wakili Yogyakarta dalam Pelatihan Offline Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender
Yogyakarta, 16 Maret 2026- Kabar membanggakan datang dari mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Arif Prasetyo, S. Sos atau lebih akrab di panggil Arifberhasil lolos sebagai peserta pelatihan offline Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender yang diselenggarakan oleh Kapal Perempuan, setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat dan panjang.
Pada tahap awal, sebanyak 371 calon peserta mengikuti proses kurasi. Dari jumlah tersebut, hanya 54 peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti pelatihan daring (online). Setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan tersebut, seleksi kembali dilakukan untuk menentukan peserta terbaik yang akan mengikuti tahap lanjutan secara luring (offline).
Dari hasil seleksi lanjutan itu, Arif kembali berhasil lolos dan masuk dalam 35 peserta terpilih yang berhak mengikuti pelatihan offline. Capaian ini menjadi prestasi yang membanggakan, karena Arif tidak hanya mewakili Yogyakarta, tetapi juga turut membawa nama baik UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam forum pelatihan yang berfokus pada isu penting pencegahan kekerasan berbasis gender.
Keikutsertaan Arif dalam pelatihan ini menjadi bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam membangun kesadaran, kepedulian, dan kapasitas advokasi terhadap isu-isu keadilan gender dan perlindungan terhadap kekerasan. Hal ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menghadirkan perubahan sosial yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus aktif mengambil bagian dalam berbagai forum pengembangan kapasitas, baik di tingkat lokal maupun nasional, khususnya pada isu-isu sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Selamat dan sukses untuk Arif atas pencapaian ini. Semoga dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik dan membawa manfaat yang luas, baik untuk diri sendiri, masyarakat, maupun institusi.
_Hanif Firdaus. M.Pd.