Internastional Field Study (IFS)

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga secara konsisten menyelenggarakan program InternationalField Study sebagai salah satu kegiatan akademik wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa magister dari seluruh program studi. Program ini dirancang sebagai wahana penguatan kompetensi akademik, perluasan wawasan global, serta pengayaan pengalaman belajar mahasiswa melalui interaksi langsung dengan institusi pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Dalam konteks pendidikan pascasarjana, Field Study tidak hanya diposisikan sebagai kegiatan kunjungan akademik semata, tetapi juga sebagai media strategis untuk membangun tradisi ilmiah, memperluas jejaring kerja sama, serta meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam memahami dinamika keilmuan dan praktik pendidikan pada konteks global.

Pada bulan Juli 2024, sejumlah mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) turut berpartisipasi dalam kegiatan International Field Study yang diselenggarakan oleh FITK UIN Sunan Kalijaga. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya institusi dalam mendorong internasionalisasi akademik sekaligus memperkuat eksposur mahasiswa terhadap perkembangan pendidikan dan tata kelola kelembagaan di berbagai negara. PelaksanaanInternationalField Study tersebut dilakukan di tiga perguruan tinggi yang berada di tiga negara berbeda, yaitu Malaysia, Thailand, dan Singapura. Adapun perguruan tinggi yang menjadi tujuan kegiatan ini adalah University of Malaya di Malaysia, Thaksin University di Thailand, dan Muhammadiyah Islamic College di Singapura.

Kegiatan InternationalField Study ini diselenggarakan secara kolaboratif dengan melibatkan beberapa program studi di lingkungan FITK. Hal ini menunjukkan bahwa program tersebut memiliki orientasi multidisipliner dan dirancang untuk mempertemukan berbagai perspektif keilmuan dalam ruang akademik lintas negara. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengamati secara langsung budaya akademik, sistem pembelajaran, tata kelola kelembagaan, serta praktik-praktik unggulan yang diterapkan oleh perguruan tinggi mitra. Pengalaman tersebut menjadi sangat berharga dalam memperkaya pemahaman mahasiswa mengenai perbandingan sistem pendidikan dan pengelolaan institusi pendidikan tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Dalam setiap kunjungan ke universitas tujuan, mahasiswa diwajibkan untuk mempresentasikan hasil kajian atau penelitian sesuai dengan bidang keilmuan dan program studi masing-masing. Bagi mahasiswa Magister MPI, forum ini menjadi ruang aktualisasi akademik untuk menyampaikan gagasan, temuan penelitian, maupun analisis kritis terkait isu-isu manajemen pendidikan Islam. Presentasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai bentuk diseminasi hasil pembelajaran dan penelitian mahasiswa, tetapi juga sebagai sarana penguatan kemampuan komunikasi ilmiah, argumentasi akademik, serta pengujian relevansi kajian yang dikembangkan dalam konteks internasional.

Lebih dari itu, kegiatan presentasi di masing-masing universitas berlangsung secara interaktif dan partisipatif karena melibatkan mahasiswa dari perguruan tinggi yang dikunjungi. Keterlibatan mahasiswa dari institusi mitra menciptakan ruang dialog akademik yang dinamis, sehingga terjadi pertukaran gagasan, pengalaman, dan perspektif lintas budaya maupun lintas sistem pendidikan. Interaksi ini memberikan nilai tambah yang signifikan, karena mahasiswa tidak hanya menjadi penyaji materi, tetapi juga menjadi bagian dari forum akademik internasional yang menuntut keterbukaan berpikir, kemampuan adaptasi intelektual, serta kepekaan terhadap keragaman pendekatan keilmuan.

Selain melibatkan mahasiswa, kegiatan diskusi dan tanya jawab juga dihadiri oleh dosen-dosen dari Indonesia dan dosen dari perguruan tinggi mitra di masing-masing negara. Kehadiran para dosen dalam forum ini memperkuat kualitas akademik kegiatan, karena proses dialog yang berlangsung tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga kritis, reflektif, dan evaluatif. Mahasiswa memperoleh masukan langsung dari para akademisi yang memiliki latar belakang keilmuan dan pengalaman institusional yang beragam. Dengan demikian, hasil penelitian atau kajian yang dipresentasikan dapat ditelaah secara lebih mendalam, baik dari sisi substansi, metodologi, maupun kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pendidikan.

Secara keseluruhan, pelaksanaan InternationalField Study ini mencerminkan komitmen FITK UIN Sunan Kalijaga dalam menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan berorientasi global bagi mahasiswa magister. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas akademik mahasiswa dalam bidang keilmuannya masing-masing, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi internasional, serta kesiapan untuk berpartisipasi dalam forum-forum ilmiah global. Bagi mahasiswa Magister MPI, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembentukan kompetensi profesional dan akademik, khususnya dalam memahami praktik manajemen pendidikan Islam dalam spektrum yang lebih luas dan komparatif. Oleh karena itu, Field Study International layak dipandang sebagai salah satu program unggulan fakultas yang berkontribusi nyata terhadap peningkatan mutu lulusan, penguatan budaya akademik, dan perluasan jejaring institusional di tingkat internasional.