MAHASISWA MPI UIN SUNAN KALIJAGA LAKUKAN FIELD STUDY DI LEMBAGA SOSIAL TUNANETRA AL-HIKMAH YOGYAKARTA
Yogyakarta — Arif Prasetyo, S.Sos,mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan
Islam (MPI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, melaksanakan kegiatan Field Study
di Lembaga Sosial Tunanetra Al-Hikmah Yogyakarta. Selama program
berlangsung, Arif terlibat dalam berbagai aktivitas lembaga, baik program rutin
maupun unit usaha sosial yang ada. Salah satunya adalah pengajian rutin yang
diadakan setiap minggu ke-4 pada akhir bulan. Pengajian tersebut diikuti oleh
komunitas tunanetra muslim dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan
tersebut menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus forum penguatan jejaring
sosial disabilitas netra.
Di sisi lain, lembaga sosial tunanetra Al-Hikmah juga
memiliki unit percetakan khusus buku braille. Di sana, setiap hari Senin hingga
Rabu, Arif berpartisipasi dalam proses produksi Alquran braille dan pemesanan
berbagai jenis buku braille lainnya. Keterlibatan ini memberikan pengalaman
langsung terkait pengelolaan unit bisnis sosial berbasis pemberdayaan disabilitas.
Sebagai implementasi nilai-nilai Manajemen Pendidikan Islam, Arif turut mengikuti
rapat internal lembaga pada Jumat, 31 Oktober 2025. Dalam rapat tersebut Arif
memberikan kontribusi pemikiran manajerial terkait pengembangan tata kelola
organisasi dan strategi branding lembaga melalui media sosial. Tidak hanya itu,
Arif juga terlibat dalam aktivitas pemberdayaan pendidikan, antara lain melalui
keterlibatan pada program penyaluran beasiswa bagi mahasiswa tunanetra serta
pendistribusian bahan ajar Iqro bagi pelajar tunanetra di wilayah Yogyakarta. Pada
pertemuan rutin anggota Al-Hikmah yang berlangsung Minggu, 2 Oktober 2025,
Ketua Lembaga Sosial Tunanetra Al-Hikmah, Widodo Sulistyo, S.Pd.,
mengapresiasi kehadiran Arif sebagai representasi kontribusi akademisi MPI yang
langsung menyentuh ruang praktik sosial disabilitas. “Kedatangan Arif di sini harus
dimanfaatkan sebaik mungkin dan ini menjadi langkah awal nyata adanya
dukungan langsung dari mahasiswa magister. Selama ini mahasiswa magister
yang turun mendampingi komunitas tunanetra masih sangat sedikit,” ujar Widodo.
Kegiatan Field Study ini menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa pada level
praktik mampu memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan kapasitas lembaga
sosial. Pengalaman lapangan yang diperoleh tidak hanya memperkaya
pemahaman akademik, namun juga membuka ruang kolaborasi dalam
pengembangan manajemen kelembagaan yang lebih efektif serta adaptif terhadap
kebutuhan. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi model implementasi studi
magister yang terukur, berbasis data lapangan, dan relevan dengan dinamika
lembaga sosial disabilitas di Yogyakarta.
Lembaga Sosial Tunanetra Al-Hikmah berharap, kerja sama ini diharapkan dapat
menjadi awal dari kemitraan berkelanjutan antara lembaga dan lingkungan
akademik, khususnya program magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan
Kalijaga. Al Hikmah melihat keterlibatan mahasiswa bukan sekadar kegiatan mata
kuliah, namun sebagai peluang untuk menghadirkan pembaruan pendekatan
manajemen, penguatan sistem kerjasama, dan pemanfaatan perspektif akademik
dalam pengembangan program lembaga. Ke depan, Al Hikmah berharap
kolaborasi ini dapat diformalkan dalam bentuk pendampingan berkala, dan
pengembangan model tata kelola yang lebih efektif sehingga lembaga mampu
memberikan layanan yang semakin adaptif, serta relevan dengan kebutuhan
komunitas tunanetra di Yogyakarta. _Arif Prasetyo