Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Memulai Program Magang di BPMP DIY untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional

Yogyakarta, 6 April 2026 – mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi memulai program magang di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Program magang yang berlangsung selama dua bulan, mulai tanggal 6 April hingga 12 Juni 2026, menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar langsung di lingkungan kerja profesional.

Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung proses kerja di instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang penjaminan mutu pendidikan. Melalui kegiatan magang, mahasiswa diharapkan mampu menghubungan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik kerja nyata di lapangan.

Pada hari pertama pelaksanaan magang, mahasiswa mengikuti kegiatan orientasi dan pengarahan yang dipandu oleh Ibu Missa selaku penanggung jawab penerimaan mahasiswa magang di BPMP DIY. Dalam sesi tersebut, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai tugas dan fungsi BPMP DIY, tata tertib selama menjalani magang, serta sistem kerja yang diterapkan di lingkungan instansi.

Selain itu, dilakukan pula pembagian penempatan mahasiswa ke dalam berbagai kelompok kerja (Timja) sesuai dengan bidang yang tersedia. Penempatan tersebut meliputi bidang yang berkaitan dengan jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), serta bidang publikasi dan

komunikasi. Pembagian ini dilakukan agar mahasiswa dapat berkontribusi secara optimal sesuai kebutuhan masing-masing unit kerja.

Selama mengikuti program magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai aktivitas yang mendukung pelaksanaan program kerja BPMP DIY. Kegiatan tersebut antara lain pembuatan video pembelajaran, penyusunan laporan kegiatan, dokumentasi program, pengelolaan publikasi, serta penulisan artikel kolaboratif. Melalui keterlibatan langsung dalam berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis, komunikasi, kerja sama tim, serta keterampilan profesional lainnya.

Prof. Suwadi menyampaikan bahwa program magang merupakan salah satu sarana penting dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.

“Mahasiswa diharapkan dapat terjun langsung dan mengaplikasikan teori yang telah dipelajari selama perkuliahan. Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat berharga untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi tantangan di dunia profesional,” ujarnya.

Keikutsertaan mahasiswa dalam program magang ini juga menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis, tetapi juga kesempatan untuk memahami peran lembaga pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Program magang di BPMP DIY diharapkan mampu memberikan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat, baik mahasiswa, perguruan tinggi, maupun instansi. Dengan pengalaman yang diperoleh selama dua bulan ke depan, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan profesional, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan studi.