IMPLEMENTASI TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI, PRODI MAGISTER MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM UIN SUNAN KALIJAGA PERKUAT TATA KELOLA PENDIDIKAN ISLAM MELALUI PUBLIC LECTURE INTERNASIONAL
Yogyakarta, Rabu (10 Juni 2026). Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Public Lecture dalam rangkaian Islamic Education Management Awards 2026. Kegiatan ini mengusung tema “The Future of Islamic Education Management Practices: Opportunities and Challenges” sebagai bentuk penguatan akademik, perluasan jejaring internasional, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.
Kegiatan yang dilaksanakan di Convention Hall (CH), Lantai 2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini berlangsung secara hybrid, yakni secara luring dan daring melalui Zoom Meeting, mulai pukul 08.00–12.00 WIB. Public Lecture ini menjadi ruang strategis bagi dosen, mahasiswa, pengelola program studi, serta civitas akademika untuk mendiskusikan arah masa depan praktik Manajemen Pendidikan Islam di tengah perubahan global yang semakin kompleks.
Sebagai program magister yang berorientasi pada pengembangan keilmuan, kepemimpinan, dan tata kelola pendidikan Islam, Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam memandang kegiatan ini sebagai bagian penting dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada aspek pendidikan dan pengajaran, kegiatan ini memperkuat wawasan mahasiswa mengenai teori, praktik, dan tantangan aktual Manajemen Pendidikan Islam. Pada aspek penelitian, forum ini membuka ruang pengembangan gagasan akademik yang dapat ditindaklanjuti dalam kajian ilmiah, publikasi, dan riset kolaboratif. Sementara pada aspek pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini menjadi kontribusi nyata prodi dalam menyebarluaskan pengetahuan, memperkuat kapasitas sumber daya pendidikan, dan menghadirkan gagasan solutif bagi pengembangan lembaga pendidikan Islam.
Dalam kegiatan tersebut, Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam menghadirkan narasumber nasional dan internasional, yaitu Assoc. Prof. Dr. Mohd Nazri Abdul Rahman dari Faculty of Education, University of Malaya, Malaysia; Prof. Dr. Zainal Arifin, M.S.I., Professor of Islamic Educational Leadership UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta; serta Prof. Dr.Sigit Purnama, M.Pd., Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Kehadiran narasumber dari dalam dan luar negeri menjadi bagian dari komitmen Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam dalam memperkuat internasionalisasi akademik. Forum ini tidak hanya menjadi ruang penyampaian materi, tetapi juga menjadi media pertukaran gagasan, pengalaman, dan perspektif keilmuan mengenai peluang serta tantangan praktik Manajemen Pendidikan Islam pada tingkat global.
Melalui Public Lecture ini, mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam didorong untuk memiliki cara pandang yang lebih luas, kritis, dan transformatif dalam membaca perubahan pendidikan. Mahasiswa tidak hanya diposisikan sebagai penerima pengetahuan, tetapi juga sebagai calon pemimpin, peneliti, pengembang lembaga, dan penggerak perubahan dalam ekosistem pendidikan Islam. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan kapasitas akademik dan profesional mahasiswa pada jenjang magister.
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan pengembangan pendidikan Islam masa depan. Praktik Manajemen Pendidikan Islam saat ini dituntut tidak hanya mampu menjawab persoalan administratif kelembagaan, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi tata kelola, kepemimpinan visioner, budaya mutu, transformasi digital, serta kolaborasi lintas institusi. Dalam konteks tersebut, Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam berupaya mengambil peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan tersebut secara akademik, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, Dr. Nur Saidah, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen prodi dalam memperkuat kualitas akademik, pengembangan keilmuan, dan jejaring internasional.
“Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber, pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Public Lecture ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar akademik kami dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penguatan pendidikan, pengembangan riset, serta
diseminasi gagasan Manajemen Pendidikan Islam kepada masyarakat akademik yang lebih luas. Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas mahasiswa magister sebagai calon pemimpin, peneliti, dan pengembang lembaga pendidikan Islam yang adaptif, inovatif, berintegritas, serta memiliki daya saing global,” ujar Dr. Nur Saidah, S.Ag., M.Ag.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti rangkaian acara mulai dari pembukaan, pemaparan materi, diskusi akademik, hingga sesi tanya jawab. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu masa depan Manajemen Pendidikan Islam menjadi perhatian penting dalam pengembangan pendidikan Islam, terutama pada jenjang pendidikan tinggi dan lembaga pendidikan Islam yang sedang menghadapi tuntutan perubahan.
Selain sesi akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang penguatan ekosistem akademik Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam. Melalui forum seperti ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperluas perspektif, membangun jejaring, serta menghubungkan teori yang diperoleh dalam perkuliahan dengan dinamika nyata pengelolaan lembaga pendidikan Islam di tingkat nasional dan internasional.
Public Lecture ini diharapkan dapat menjadi pijakan penting bagi pengembangan keilmuan Manajemen Pendidikan Islam yang lebih progresif dan kontekstual. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru dalam bidang kepemimpinan pendidikan Islam, manajemen mutu, tata kelola kelembagaan, inovasi pendidikan, serta kolaborasi internasional yang dapat dikembangkan melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Sebagai penutup, pelaksanaan Public Lecture dalam rangka Islamic Education Management Awards 2026 ini menegaskan bahwa Prodi Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tidak hanya berperan sebagai penyelenggara pendidikan akademik, tetapi juga sebagai pusat pengembangan keilmuan, riset, dan pengabdian dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam. Melalui penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, prodi ini terus berkomitmen melahirkan lulusan magister yang memiliki kedalaman ilmu, keluasan jejaring, ketajaman analisis, kepemimpinan transformatif, serta kontribusi nyata bagi masa depan pendidikan Islam.