Prodi Magister MPI Gelar Review Kurikulum OBE (Outcome-Based Education))
Yogyakarta 12 November 2024 — Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang dipimpin langsung oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dr. Andi Prastowo, S.Pd.I., M.Pd.I. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan fakultas dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan yang relevan, terukur, dan berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa.
Kegiatan review kurikulum ini dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan akademik di tingkat program studi, mulai dari Ketua dan Sekretaris Program Studi, dosen-dosen program studi, tim kurikulum fakultas, hingga perwakilan mahasiswa. Keterlibatan berbagai unsur ini mencerminkan semangat inklusivitas dalam proses pengembangan kurikulum, di mana setiap elemen civitas akademika memiliki peran aktif dalam membentuk arah dan kualitas pembelajaran.
Dalam sesi review, Dr. Andi Prastowo menekankan pentingnya penyelarasan kurikulum program studi dengan prinsip-prinsip OBE yang menempatkan capaian pembelajaran (learning outcomes) sebagai titik tolak perancangan seluruh komponen pendidikan. Menurutnya, kurikulum yang baik bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan yang menentukan arah transformasi kompetensi mahasiswa sejak awal hingga akhir studi.
"Kurikulum OBE menuntut kita untuk berpikir mundur (backward design) — dimulai dari apa yang seharusnya mampu dilakukan mahasiswa setelah lulus, kemudian merancang pengalaman belajar yang secara sistematis mengantarkan mereka ke sana," ujar Dr. Andi Prastowo dalam paparannya.
Proses review difokuskan pada evaluasi kesesuaian antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), struktur kurikulum, dan metode asesmen yang digunakan masing-masing program studi. Tim kurikulum fakultas bersama para Kaprodi dan dosen secara kolaboratif mengidentifikasi celah-celah (gaps) antara desain kurikulum yang ada dengan standar OBE yang ditetapkan, sekaligus merumuskan langkah perbaikan yang konkret dan terukur.
Perwakilan mahasiswa yang turut hadir dalam kegiatan ini menyambut positif proses review tersebut. Mereka berkesempatan menyampaikan perspektif dan pengalaman langsung terkait relevansi materi perkuliahan dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja maupun studi lanjut. Masukan dari mahasiswa ini menjadi salah satu bahan pertimbangan penting dalam proses penyempurnaan kurikulum.
Kegiatan review kurikulum OBE ini merupakan implementasi nyata dari komitmen FITK UIN Sunan Kalijaga dalam menyelaraskan penyelenggaraan pendidikan dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), kerangka Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), serta tuntutan perkembangan global di bidang pendidikan Islam dan keguruan. Melalui evaluasi yang sistematis dan partisipatif, FITK berharap kurikulum yang dihasilkan tidak hanya memenuhi standar akreditasi, tetapi juga mampu melahirkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi.
Dengan terselenggaranya review kurikulum ini, FITK UIN Sunan Kalijaga kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang terus bergerak maju dalam menjawab tantangan zaman, sembari tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan keilmuan yang menjadi fondasi utama institusi._Syaiful Kiram